Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta aparat penegak hukum mengusut secara transparan dan profesional kasus kematian seorang pria bernama Sutrimo yang ditemukan pada akhir pekan lalu.
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengatakan penyidikan ilmiah diperlukan untuk menjelaskan penyebab kematian Sutrimo. Sebab, kondisi korban disebut mirip dengan keracunan.
>>> Korban Tewas Gempa Jepang Jadi 18 Orang, Tim Penyelamat Terus Cari Korban
"Masyarakat bertanya soal foto kondisi almarhum yang mulut dan hidungnya berbusa. Harus diperjelas dengan penyidikan ilmiah apa penyebabnya.
Sebab kondisi tersebut mirip dengan korban keracunan," ujar Habiburokhman saat dihubungi Bloomberg Technoz, Rabu (29/07/2026).
Ia menambahkan bahwa di tengah arus keterbukaan informasi, jika ada yang ditutupi justru akan memperburuk citra pemerintah.
>>> Gempa 7,1 SR Guncang Kumamoto, Jepang: 13 Tewas dan Kerusakan Parah
Sutrimo ditemukan warga pada Kamis (23/07/2026).
Belakangan beredar isu bahwa pria tersebut adalah salah satu pekerja di rumah eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah.
>>> Iqbaal Ramadhan Tuai Pujian Usai Totalitas Perankan Ijal di Operasi Pesta Copet
Polda Metro Jaya membuka potensi melakukan ekshumasi untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo.

