Isu pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal secara serentak menjelang Agustus 2026 mulai menuai tanggapan dari kalangan pengusaha hingga pemerintah.
Narasi yang beredar di media sosial menyebutkan pemasangan pagar itu terjadi di beberapa kota, seperti Surabaya dan Jakarta.
>>> Whip Pink Incar Pelajar, BNNK Depok Ungkap Bahaya dan Efek Gas Nitrous Oxide
Tanggapan Apindo
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani mengaku belum berkomunikasi dengan pemilik mal yang memasang pagar tinggi.
Menurutnya, langkah tersebut kemungkinan dilakukan karena alasan keamanan dan kehati-hatian.
Shinta menegaskan bahwa pelaku usaha tidak merasa khawatir dengan situasi Indonesia saat ini.
Ia juga menekankan bahwa setiap pemilik mal memiliki pertimbangan sendiri dalam memasang pagar.
>>> Penyebab Kebakaran Hotel Pullman Jakarta Barat: Dugaan Awal dari Gulkarmat
"Ini juga tidak terjadi di semua mal, cuma satu mal, dan itu mungkin ada alasannya kenapa di situ dipagari.
Nanti kami mungkin akan cek, tetapi kita sih tidak ada kekhawatiran bahwa semua harus memagari atau dari situasi itu, tidak sih," ujar Shinta di kawasan Istana Kepresidenan, Sabtu (1/8/2026).
Klarifikasi Lippo Group
CEO Lippo Group James Riady memastikan mal miliknya tidak akan memasang pagar.
Bahkan, menurutnya, Lippo Group justru membongkar pagar mal selama 10 tahun terakhir.
>>> FIFA Batal Jual Hak Komersial Piala Dunia Usai Banjir Penolakan
Meski demikian, ia memahami kehati-hatian pengusaha, terutama dengan adanya gejolak geopolitik yang terjadi.

