unique visitors counter
⌂ Beranda News Danantara Buka Suara soal Beban Konsorsium KAI-WIKA di Proyek Whoosh

Danantara Buka Suara soal Beban Konsorsium KAI-WIKA di Proyek Whoosh

Danantara Buka Suara soal Beban Konsorsium KAI-WIKA di Proyek Whoosh
Ilustrasi: Danantara Buka Suara soal Beban Konsorsium KAI-WIKA di Proyek Whoosh
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi Danantara, Dony Oskaria, mengakui beban keuangan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh ditanggung oleh pemegang saham dalam konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI).

Konsorsium yang terdiri dari PT Kereta Api Indonesia, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Jasa Marga Tbk, dan PT Perkebunan Nusantara VIII memiliki saham sekitar 60% di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

>>> Alasan Laporan Keuangan Danantara Butuh Waktu untuk Dirilis

alt mid

Dony menyebut terdapat tagihan yang belum diselesaikan dalam proyek tersebut.

"Kalau ditanya dulu kenapa begitu? Ya tentu silakan cari tahu.

Namun, saya hanya membenarkan bahwa memang ya terbebani. WIKA terbebani, mereka punya saham di KCIC.

alt mid

>>> DEN Usul Perluas Mandat BPDP untuk Kelola Dana Bioetanol

Ada tagihan dia yang juga belum diselesaikan, ini menjadi beban buat mereka," ujar Dony di Istana Kepresidenan, Jumat (31/7/2026).

Dony mengatakan Danantara tengah berupaya menyelesaikan persoalan yang ada di badan usaha milik negara (BUMN).

>>> Panduan Berkunjung ke GIIAS 2026 Akhir Pekan: Tiket, Parkir, dan Shuttle Bus

Dia juga menyinggung sederet permasalahan yang belakangan terjadi, termasuk dugaan rekayasa keuangan di PT Pos Indonesia.

alt under
R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
alt mid
📰 Update Terbaru
stikibot