unique visitors counter
⌂ Beranda News Gerakan 'Kecoa' Gen Z India Guncang Citra Politik Modi

Gerakan 'Kecoa' Gen Z India Guncang Citra Politik Modi

Gerakan 'Kecoa' Gen Z India Guncang Citra Politik Modi
Ilustrasi: Gerakan 'Kecoa' Gen Z India Guncang Citra Politik Modi
A A Ukuran Teks16px

Selama berminggu-minggu, para pengunjuk rasa muda di India mengibarkan plakat yang mengejek Perdana Menteri Narendra Modi dan pemerintahannya, serta berkumpul di bawah nama yang tidak biasa: Cockroach Janta Party.

Mereka berhasil mendapatkan konsesi yang jarang terjadi dari Modi selama lebih dari 12 tahun berkuasa: pengunduran diri seorang menteri kabinet.

>>> Cara Ikut Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Agustus 2026, Simak Syarat dan Ketentuannya

Modi adalah salah satu perdana menteri paling dominan di India dalam beberapa dekade terakhir, memenangkan pemilu sambil membangun citra kepemimpinan yang tegas.

Pemerintahannya jarang terlihat menyerah pada tekanan publik. Namun, pengunduran diri Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan bulan lalu merupakan pengecualian yang signifikan, menurut para ahli.

Didorong oleh gerakan 'Kecoa', konsesi ini menggarisbawahi meningkatnya pengaruh politik penduduk India di bawah 25 tahun yang mencakup hampir setengah populasi, serta pergeseran menuju pengorganisasian berbasis digital.

"Putaran khusus ini berakhir dengan kekalahan yang sangat penting bagi Tuan Modi," kata Nilanjan Mukhopadhyay, analis politik yang menulis biografi Modi.

Mukhopadhyay mengatakan pengunduran diri menteri tersebut membuat orang-orang tidak lagi takut untuk memprotes pemerintah yang selama ini dituduh menekan perbedaan pendapat oleh para kritikus.

"Ambang ketakutan telah dipatahkan. Orang-orang tidak lagi takut untuk keluar dan memprotes," ujarnya.

Gerakan Ingin Menjadi Pengawas, Bukan Partai

Protes dimulai sebagai gerakan satir pada bulan Mei dengan satu tuntutan: pengunduran diri menteri pendidikan atas kebocoran kertas ujian yang dapat menentukan nasib kaum muda.

Namun, saat protes menyebar, didorong oleh anak muda perkotaan India yang bergerak secara online dan di jalanan, mereka berkembang menjadi seruan yang lebih luas untuk akuntabilitas, menyalurkan frustrasi atas pengangguran pemuda, transparansi pemerintah, dan penanganan institusi publik.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot