unique visitors counter
⌂ Beranda News Pelaku Mutilasi di Depok Beberkan Motif Bunuh Teman Pria, Sebut Badannya Dipegang-pegang

Pelaku Mutilasi di Depok Beberkan Motif Bunuh Teman Pria, Sebut Badannya Dipegang-pegang

Pelaku Mutilasi di Depok Beberkan Motif Bunuh Teman Pria, Sebut Badannya Dipegang-pegang
Ilustrasi: Pelaku Mutilasi di Depok Beberkan Motif Bunuh Teman Pria, Sebut Badannya Dipegang-pegang
A A Ukuran Teks16px

Saepullah (26), tersangka mutilasi di Pancoran Mas, Kota Depok, mengungkapkan alasan di balik pembunuhan terhadap Kunaefi (51).

Ia mengaku korban diundang ke kontrakannya untuk berbincang santai. Namun, situasi berubah ketika korban diduga memegang tubuhnya tanpa persetujuan.

>>> Pemerintah Salurkan Dana PIP 2026 Hingga Rp1,8 Juta Per Siswa

"Karena tadinya kan dia main ke rumah, terus saya cuma butuh teman buat ngobrol aja.

Karena emang teman kontrakanku enggak ada juga, karena dia sudah terakhir ngontrak di situ, enggak lanjut," kata Saepullah, Rabu, 5 Agustus 2026.

Pria yang sehari-hari berjualan pisang cokelat di kawasan Stasiun Pondok Cina itu mengaku sempat berusaha melepaskan diri. Keributan pun tidak terhindarkan hingga keduanya terlibat aksi saling dorong.

"Terus kan, tadinya cuma butuh teman, dia pegang-pegang saya, terus saya berontak dong. Saya berontak terus dia kayak nampar saya," ujarnya.

>>> Purbaya Tambah Likuiditas SAL ke Himbara Rp70 T Hingga Juli 2027

Perkelahian Berlanjut hingga Pembunuhan

Menurut pengakuan tersangka, perkelahian berlanjut di tangga rumah kontrakan dua lantai hingga keduanya terjatuh. Setelah berada di lantai bawah, ia mengambil sebilah pisau dari dapur lalu menusuk korban.

Setelah korban tidak bernyawa, ia memotong tubuh korban agar lebih mudah dipindahkan tanpa mengundang perhatian warga. Ia mengaku kondisi lingkungan yang ramai menjadi alasan memilih cara tersebut.

"Karena susah bawanya, di situ kan ramai orang dan perumahan juga," ucapnya.

Tersangka juga mengaku masih mengingat lokasi pembuangan sejumlah barang bukti.

>>> Bahlil: Tugas Lemigas Tak Cuma Impor Minyak, tapi Juga Cek Mutu

Potongan kaki korban dibuang di kawasan Jembatan Serong, Cipayung, sedangkan pisau serta pakaian dibuang di wilayah Pitara, Depok.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot