Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PKRT) menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Kenaikan ini terutama didorong oleh konsumsi makanan dan minuman, termasuk pengiriman makanan secara online.
>>> Harapan Damai Timur Tengah Dorong Dow dan S&P ke Rekor; SpaceX dan AMD Tekan Nasdaq
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, mengungkapkan pertumbuhan konsumsi PKRT tertinggi berasal dari kelompok restoran dan hotel sebesar 6,47%.
“Ini karena disebabkan meningkatnya konsumsi makanan jadi pada jasa penyediaan makanan dan minum.
>>> AS Tawarkan Hadiah Rp400 M untuk Warga AS yang Pimpin Kartel Meksiko
Ini juga sejalan dengan kenaikan nilai belanja PMSE [Perdagangan Melalui Sistem Elektronik] pada pembelian makanan restoran dan pengantaran makanan,” kata Edy dalam Rilis BPS, Rabu (5/8/2026).
Edy menambahkan bahwa pada kuartal II-2026, nilai belanja di PMSE menunjukkan kenaikan, terutama untuk pembelian makanan di restoran.
>>> Profil Kepala Lemigas Iksan Kiat, Punya Rekam Jejak di Rusia
Selain itu, konsumsi transportasi dan komunikasi juga mencatat pertumbuhan sebesar 5,71%, yang didorong oleh penggunaan transportasi pribadi.
