Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, memberikan sinyal bahwa subholding di BUMN besar seperti Pertamina dan PLN akan dipangkas.
Langkah ini disebut sebagai arahan dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk menyederhanakan perusahaan pelat merah.
"Arahan Beliau juga untuk pengurangan layer-layer terutama di perusahaan-perusahaan BUMN yang besar, Pertamina, PLN dan yang lain-lainnya," ujar Rosan di Istana Negara, Kamis (6/8/2026).
Rosan menjelaskan alasan perampingan subholding tersebut, antara lain mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan produktivitas, dan menjaga efisiensi perusahaan.
"[Pengurangan subholding dilakukan] agar pengambilan keputusan juga menjadi lebih cepat, produktivitas juga mulai meningkat, efisiensi juga lebih terjaga dan juga ya tentunya di BUMN-BUMN lainnya," ungkapnya.