unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK Generative AI Ubah Cara Orang Indonesia Membuat Film
IPTEK

Generative AI Ubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Generative AI mengubah cara pembuatan film di Indonesia
Generative AI Ubah Cara Orang Indonesia Membuat Film
A A Ukuran Teks16px

Industri perfilman Indonesia tengah mengalami perubahan besar berkat kehadiran Generative AI. Teknologi ini tidak hanya mempercepat produksi, tetapi juga membuka peluang baru bagi kreator independen.

Telkomsel bersama Huawei dan MiniMax menginisiasi AI Cinefest 2026, sebuah ajang yang digelar di M Bloc Space, Jakarta, pada 7 Agustus 2026.

Program ini berhasil menjaring 1.111 karya film pendek berbasis AI dari seluruh Indonesia.

Lonjakan Kreator AI

Jumlah karya yang masuk melampaui target awal sebanyak 1.000 karya. Hal ini menunjukkan antusiasme besar para kreator dalam memanfaatkan teknologi AI.

Vice President Brand Communications Telkomsel, Emir G.

Surya, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah langkah strategis untuk memosisikan AI sebagai medium baru, bukan ancaman bagi kreativitas.

"Sebagai wujud komitmen Telkomsel untuk terus Melayani Sepenuh Hati, AI Cinefest kami hadirkan sebagai wadah bagi para kreator Indonesia untuk memanfaatkan AI sebagai medium baru dalam berkarya," ujarnya saat jumpa pers di Jakarta, Jumat (7/8/2026) malam.

End-to-End Filmmaking

AI Cinefest 2026 juga menawarkan Curated Workshop yang diikuti oleh 100 peserta terbaik. Mereka belajar mengintegrasikan AI mulai dari pengembangan ide, penulisan naskah visual, hingga pascaproduksi.

Dukungan infrastruktur cloud dari Huawei dan mesin generatif MiniMax menjadi kunci dalam proses tersebut.

Kurasi ketat oleh Arief Ash Shiddiq dan Immanuel Manurung memastikan 10 karya finalis memiliki kedalaman narasi dan keunggulan teknis.

Pameran karya finalis menjadi bukti nyata bahwa Generative AI mampu mempercepat produksi film tanpa menghilangkan sentuhan emosional manusia.

📰 Update Terbaru