Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Imbauan ini disampaikan menyusul ancaman kemarau panjang yang diprediksi berlangsung hingga Februari 2027.
>>> Bank Jakarta Jadi Energi Persija Buru Gelar Juara Liga Indonesia
Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, menjelaskan bahwa kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah menyebar.
Terlebih, sebagian wilayah Kubu Raya merupakan lahan gambut yang menyimpan bara api di bawah permukaan tanah.
>>> Filosofi Sepak Bola STY Dinilai Sejalan dengan Transformasi Bank Jakarta
"Jangan membakar lagi, ini kemarau sangat panjang hingga Februari, mari kita jaga sama-sama," ujar Budi saat meninjau pos lapangan karhutla Kabupaten Kubu Raya di halaman SDN 5 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Minggu (9/8/2026).
Budi menyebut sekitar 99% lahan yang terbakar di wilayah tersebut dipicu oleh ulah manusia. Karena itu, dia meminta masyarakat tidak mengambil risiko dengan melakukan pembakaran lahan.
>>> Janji Sudaryono Perketat Tata Kelola Makan Bergizi Gratis
"99% lahan yang terbakar ini karena ulah manusia," katanya.
