Korea Heritage Service mengumumkan rangkaian Festival Warisan Dunia tahun ini pada Senin.
Acara ini mengajak wisatawan domestik dan mancanegara untuk merasakan langsung warisan budaya Korea melalui ekspedisi multi-hari, lokakarya arkeologi, dan retret di kuil.
>>> Festival Penulis Internasional Seoul Digelar Bulan Depan
Festival yang memasuki tahun ketujuh ini berlangsung dari 28 Agustus hingga 25 Oktober di tiga kawasan UNESCO.
Acara ini menonjolkan nilai universal warisan dunia Korea melalui tur malam khusus dan akses langka ke lingkungan yang dilindungi.
Gaya Tumuli: Perayaan Pembuka
Perayaan dimulai pada 28 Agustus di Gaya Tumuli, jaringan gundukan pemakaman berusia 1.500 tahun yang membentang di tujuh kotamadya selatan.
Dengan tema "Walk Together, Companion," pengunjung dapat mengikuti sesi mengamati bintang di atas makam kuno, simulasi penggalian arkeologi, atau tur sejarah berpemandu yang dipandu oleh pemuda setempat.
Jejak Lava Jeju dan Andong
Pada bulan Oktober, fokus beralih ke lanskap vulkanik dan tabung lava di Pulau Jeju.
>>> Neraca Pariwisata Korea Cetak Surplus Tertinggi Sejak Pandemi
Dengan tema "Heritage and Beyond," pengunjung dapat mengikuti trekking di sepanjang jalur lava sepanjang 21 kilometer dari Geomunoreum hingga pantai.
Festival ini juga menawarkan akses langka ke gua-gua terbatas seperti Bengdwigul dan Gimnyeonggul, serta ekspedisi multi-hari di Cagar Alam Gunung Halla.
Festival ditutup pada akhir Oktober di desa-desa bersejarah dan akademi Andong.
Di Kuil Bongjeong kuno, pengunjung dapat mengikuti retret meditasi semalam, sementara Akademi Konfusianisme Byeongsan Seowon akan menampilkan pertunjukan malam yang menerangi arsitektur tradisional dan filosofi akademis.
Untuk menyeimbangkan konservasi dengan akses publik, partisipasi dalam beberapa trek gua yang sensitif secara ekologis dan tinggal di kuil memerlukan pra-pendaftaran dan pemeriksaan keselamatan.
>>> Everland Fireflies Light Up Summer Darkness
Itinerari terperinci dan informasi pemesanan tersedia melalui portal resmi Festival Warisan Dunia.
