unique visitors counter
⌂ Beranda News Trump Akui Pesawat yang Ditumpanginya Lebih Berisiko dalam Pergantian Pesawat Rahasia

Trump Akui Pesawat yang Ditumpanginya Lebih Berisiko dalam Pergantian Pesawat Rahasia

Trump Akui Pesawat yang Ditumpanginya Lebih Berisiko dalam Pergantian Pesawat Rahasia
Trump Akui Pesawat yang Ditumpanginya Lebih Berisiko dalam Pergantian Pesawat Rahasia
A A Ukuran Teks16px

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengaku bahwa pesawat yang ia tumpangi dalam pergantian pesawat secara rahasia di Turki bulan lalu justru menghadapi risiko yang lebih besar daripada Air Force One.

Pergantian itu dilakukan atas arahan Dinas Rahasia AS (Secret Service) setelah adanya ancaman pembunuhan dari Iran.

>>> Arthada, Influencer 22 Tahun, Kecewa Pesta Ulang Tahun Rp700 Juta Tak Sesuai Ekspektasi

Trump menyampaikan hal ini kepada wartawan pada Rabu (12/8/2026), menanggapi laporan media yang mengungkap operasi penyamaran tersebut.

Pergantian Pesawat Secara Rahasia

Setelah menghadiri KTT NATO di Ankara, Trump dipindahkan dari Air Force One ke pesawat militer melalui sebuah truk katering.

Langkah ini merupakan bagian dari taktik pengelabuan untuk mengelabui pihak yang mengancam keselamatan presiden.

Gedung Putih tidak mengungkapkan perubahan ini, dan operasi tersebut baru terungkap setelah The Washington Post memberitakannya pada Senin.

Trump menilai pesawat yang ia tumpangi justru lebih berisiko karena para pelaku ancaman mungkin lebih menargetkan pesawat yang dianggap membawa presiden.

"Saya pikir sebenarnya pesawat yang saya tumpangi memiliki risiko lebih besar," kata Trump. "Itu akan menjadi pesawat yang lebih mungkin mereka incar."

>>> Bilal Hasan Petarung Indonesia Raih Kontrak UFC Usai Menang TKO 45 Detik

Setelah muncul meme di media sosial yang menggambarkan Trump bersembunyi di truk katering, presiden yang dikenal sangat memperhatikan citra ini menegaskan bahwa ia hanya mengikuti arahan Secret Service.

"Saya hanya mengikuti apa yang mereka ingin lakukan, jadi saya mengikuti Secret Service dan militer," ujarnya. "Saya kira ada ancaman di luar sana.

Saya tidak terlalu banyak bertanya. Saya mendapat banyak ancaman."

Gedung Putih saat itu menyatakan presiden terbang dengan Air Force One dari Turki ke Inggris.

Namun, menurut laporan The Post, Trump meninggalkan pesawat tersebut secara rahasia melalui truk katering dan naik ke pesawat lain untuk penerbangan ke Inggris.

Trump sebelumnya menggunakan jet baru yang disumbangkan Qatar untuk terbang ke Ankara, tetapi secara tak terduga mengumumkan akan menggunakan Air Force One yang lebih tua saat meninggalkan negara itu.

>>> Profil Fahira Mira, TikToker yang Diduga Black Campaign RS Indonesia

Perjalanan ke NATO merupakan perjalanan internasional pertama untuk pesawat baru tersebut, yang peningkatan cepatnya memicu pertanyaan tentang biaya dan keamanan, di tengah meningkatnya permusuhan dengan Iran yang berbatasan dengan Turki.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot