Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari kontribusi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang dilepas secara simbolis dari halaman Pendopo Balai Kota DKI Jakarta pada Kamis, 20 Agustus 2026.
>>> Harga Minyak Sentuh Tertinggi 3 Pekan, Trump Tekan Iran
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Unsur yang terlibat meliputi organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, hingga Baznas Bazis DKI Jakarta.
Menurut Marulitua, dukungan ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk membantu masyarakat NTT yang sedang menghadapi dampak bencana.
“Pada hari ini kami melaksanakan pelepasan bantuan logistik bagi korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
>>> Iran Sebut Sanksi Baru AS sebagai Terorisme Ekonomi dan Kejahatan Kemanusiaan
Bantuan ini merupakan hasil dukungan dan kolaborasi seluruh pihak dalam menyiapkan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” ujar Marulitua di Balaikota Jakarta.
Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp1,11 miliar yang berasal dari BUMD dan OPD Pemprov DKI Jakarta.
Selain itu, BUMD juga menyumbangkan 202 unit toren air untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di lokasi terdampak.
Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan bantuan pengiriman mobile water treatment plant (WTP) senilai Rp2,5 miliar untuk mendukung penyediaan air bersih di wilayah terdampak.
>>> PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal untuk MRT Jakarta Fase 2A
“Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa pangan dan nonpangan, tetapi juga bantuan uang tunai sebesar Rp1,11 miliar yang merupakan sumbangan dari BUMD dan OPD Provinsi DKI Jakarta,” kata Marulitua.

