Aktor Yoo Ah-in telah menandatangani kontrak dengan agensi baru hanya beberapa hari setelah mengonfirmasi kembalinya ke layar lebar, menandakan comeback penuh setelah lebih dari tiga tahun skandal narkoba menghentikan kariernya.
Agensi Billions mengumumkan melalui kanal media sosial resminya pada Jumat bahwa mereka telah menandatangani kontrak eksklusif dengan Yoo, sambil mengakui kekhawatiran seputar masalah hukumnya di masa lalu dan keputusan untuk kembali berakting.
>>> Dari Ibu Rumah Tangga hingga Pembunuh Bayaran: Perempuan Kuasai Genre Aksi
"Kami menanggapi dengan serius kekhawatiran yang muncul dari kasus Yoo Ah-in sebelumnya dan kembalinya dia ke aktivitas baru-baru ini," kata agensi tersebut.
"Sebelum menandatangani kontrak, kami melakukan sejumlah percakapan jujur dengannya dalam waktu yang lama dan mempertimbangkan secara mendalam tanggung jawab serta sikap yang diperlukan untuk melanjutkan kariernya sebagai aktor, serta arah yang harus dia ambil ke depan," lanjutnya.
Yoo dijatuhi hukuman satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun karena melanggar Undang-Undang Pengendalian Narkotika Korea dan tuduhan lainnya.
Kontraknya dengan agensi sebelumnya, UAA, berakhir pada 30 Juni, di tengah laporan bahwa dia sedang mempertimbangkan peran dalam film mendatang sutradara Jang Jae-hyun, "Vampir."
Perhatian juga tertuju pada pilihan agensi baru Yoo setelah laporan mengatakan Galaxy Corporation, rumah bagi bintang K-pop G-Dragon, telah menawarkan untuk mengontraknya dengan pembayaran kontrak sekitar 5 miliar won ($3,6 juta).
Keterlibatan Yoo dalam "Vampir" secara resmi dikonfirmasi pada Selasa, dengan foto yang menunjukkan dia menghadiri pembacaan naskah juga dirilis.
>>> The Odyssey Cetak Sejarah: 6 Juta Penonton di Korea dalam 16 Hari
Film yang telah menyelesaikan pemeran utamanya ini sedang bersiap untuk memulai produksi dan dilaporkan menargetkan rilis pada 2028.