Gelombang drama dengan tokoh utama perempuan yang kuat tengah menarik perhatian penonton. Dari genre aksi, thriller psikologis, hingga kriminalitas gelap, para aktris kini mengambil peran sentral.
Kong Hyo-jin membintangi drama MBC "A Bona Fide Killer" sebagai Bo-na, seorang pembunuh bayaran legendaris. Ia dijuluki "Kingfisher" karena kemampuannya menghabisi target dari bayangan.
>>> The Odyssey Cetak Sejarah: 6 Juta Penonton di Korea dalam 16 Hari
Dalam drama tersebut, Bo-na menerima kontrak dengan permintaan tidak biasa: eksekusi dilakukan pada siang hari.
Alasannya bukan taktik, melainkan karena ia harus menjemput anaknya yang berusia 4 tahun dari tempat penitipan anak.
Perempuan di Garda Depan Aksi
Jung Eun-chae tampil memukau di "Flex X Cop 2" sebagai Hye-ra, mantan perwira kontra-terorisme yang memimpin Unit Kejahatan Kekerasan.
Ia adalah instruktur akademi yang dijuluki "Iblis" karena pernah mempermalukan pewaris chaebol dengan lemparan judo.
Hye-ra dengan mudah menandingi kemampuan fisik Yi-soo, termasuk melucuti bom waktu di pusat kota dan menyelamatkannya dari gedung terbakar.
Dinamika "guru-murid" menjadi daya tarik tersendiri.
Sementara itu, "A Shop for Killers Season 2" dari Disney+ menampilkan perempuan sebagai penggerak konflik di kedua sisi.
Jung Yun-ha berperan sebagai Kusanagi, kepala cabang sindikat pembunuh Babylon yang dingin dan penuh kharisma.
>>> Kontroversi Gunil dan Standar Karakter JYP: Kejujuran dan Kerendahan Hati Jadi Kunci
Ia berhadapan dengan Kim Hye-jun yang kembali sebagai Ji-an, kepala baru pusat perbelanjaan mematikan. Pertarungan antara dua perempuan ini menjadi klimaks yang dinanti.
Kritikus budaya Jung Duk-hyun menilai konflik yang dihadapi tokoh perempuan kini berbeda dari tokoh laki-laki.
"Di 'A Bona Fide Killer', karakter Kong menghadapi krisis domestik yang jauh lebih besar daripada persaingan profesionalnya.
