unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Telkom Siap Dukung Transformasi Digital BUMN dengan Cloud dan AI
News

Telkom Siap Dukung Transformasi Digital BUMN dengan Cloud dan AI

Telkom dukung transformasi digital BUMN dengan cloud dan AI
A A Ukuran Teks16px

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menyatakan kesiapannya mendukung percepatan transformasi digital badan usaha milik negara (BUMN).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan solusi terintegrasi berbasis komputasi awan (cloud), kecerdasan buatan (AI), dan keamanan siber (cybersecurity).

Komitmen itu disampaikan Telkom melalui unit Telkom Solution dalam kegiatan Transformasi Digital BUMN yang digelar Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (5/5).

Acara tersebut dihadiri 50 Chief Technology Officer (CTO) dari berbagai sektor BUMN.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine mengatakan, sebagai perusahaan digital nasional dengan kapabilitas dan ekosistem terintegrasi, Telkom mendukung transformasi digital BUMN melalui Telkom Solution.

Solusi yang dihadirkan disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, termasuk pemanfaatan otomasi dan AI untuk meningkatkan produktivitas serta kinerja operasional perusahaan.

Dalam forum tersebut, para peserta membahas pentingnya penguatan kolaborasi antar-BUMN.

Tujuannya untuk mempercepat integrasi sistem organisasi, aplikasi, dan platform data agar operasional perusahaan lebih efektif dan memiliki daya saing lebih tinggi di era ekonomi digital.

Ekosistem Layanan Digital End-to-End

Telkom menyebut Telkom Solution menghadirkan ekosistem layanan digital end-to-end.

Layanan tersebut mencakup konektivitas digital, layanan cloud, keamanan siber, hingga inovasi berbasis AI yang dapat digunakan lintas sektor industri.

Veranita menambahkan, kebutuhan digitalisasi BUMN tidak hanya mencakup sistem yang terkoneksi secara real-time. Perlindungan data yang memadai juga menjadi prioritas seiring meningkatnya risiko serangan siber.

Menurutnya, Telkom Solution menghadirkan dukungan keamanan berbasis AI dan cybersecurity yang didukung mitra global.

Sistem ini memiliki kemampuan deteksi proaktif serta respons keamanan selama 24 jam sehari dan tujuh hari sepekan.

Sementara itu, Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan Telkom memiliki tiga fondasi utama dalam mendukung transformasi digital nasional.

Ketiga fondasi itu adalah story, capability, dan sovereignty.

Ia menilai kolaborasi antar-BUMN menjadi momentum penting dalam membangun shared digital capability. Hal ini dapat menciptakan nilai tambah dan dampak ekonomi berkelanjutan.

“Kami memiliki pengalaman dalam membangun dan mengelola transformasi digital berskala nasional dengan kapabilitas end-to-end mulai dari AI, IoT, cloud, hingga cybersecurity.

Ke depan, pembangunan Indonesia perlu didukung oleh kedaulatan digital nasional, di mana data, platform, dan inovasi strategis dapat dikelola secara mandiri, aman, dan berkelanjutan di dalam negeri,” kata Faizal.

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji juga menekankan pentingnya pembangunan ekosistem digital yang terintegrasi. Menurutnya, hal itu menjadi fondasi transformasi digital BUMN.

Menurut Seno, integrasi teknologi cloud, AI, dan konektivitas menjadi faktor strategis untuk menciptakan nilai jangka panjang.

Langkah ini sekaligus memperkuat kedaulatan digital nasional di tengah tantangan regulasi, dinamika geopolitik, dan meningkatnya kebutuhan pengolahan data berbasis AI.

“Telkom mengambil peran sebagai backbone digital nasional dengan memperkuat kapabilitas sovereign cloud, sovereign AI, dan sovereign cybersecurity.

Langkah ini tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan kontrol data strategis nasional, tetapi juga membuka peluang monetisasi data, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan sumber pertumbuhan baru bagi BUMN,” ujar Seno.

Telkom menyatakan pendekatan penguatan kapabilitas digital tersebut ditujukan agar transformasi digital BUMN dapat berjalan lebih terintegrasi.

Mulai dari pengelolaan data, aplikasi, infrastruktur, hingga proses bisnis, sehingga mendukung peningkatan efisiensi dan daya saing.

Telkom menekankan bahwa penguatan kapabilitas digital ini bertujuan agar transformasi digital BUMN berjalan lebih terintegrasi, mulai dari pengelolaan data, aplikasi, infrastruktur, hingga proses bisnis, sehingga mendukung peningkatan efisiensi dan daya saing.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru