unique visitors counter
⌂ Beranda News Indef Dorong Digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih untuk Perluas Pasar

Indef Dorong Digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih untuk Perluas Pasar

Indef Dorong Digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih untuk Perluas Pasar
Koperasi Desa Merah Putih siap serap produk desa
A A Ukuran Teks16px

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti mendorong digitalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Menurutnya, langkah ini penting agar koperasi lebih kompetitif dan menjangkau pasar yang lebih luas.

>>> Realisasi PAD Parkir Kota Jayapura Tembus Rp1,2 Miliar

IN2

Esther menilai transformasi digital diperlukan agar koperasi tidak tertinggal dalam memanfaatkan teknologi. Hal ini juga dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan usaha.

“Layanan koperasi tidak boleh tertinggal dalam pemanfaatan teknologi jika ingin menjangkau pasar yang lebih luas,” kata Esther di Jakarta, Senin.

Digitalisasi koperasi dapat dilakukan melalui penggunaan perangkat lunak manajemen dan aplikasi akuntansi berbasis cloud. Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi operasional.

in2

Selain itu, koperasi perlu memperluas akses pasar melalui e-commerce dan media sosial. Hal ini untuk memperkuat pemasaran produk anggota.

Esther menyarankan koperasi desa memiliki aplikasi seluler. Aplikasi tersebut memudahkan anggota memantau simpanan, mengajukan pinjaman, dan melakukan transaksi.

Modernisasi koperasi juga harus diiringi penguatan profesionalisme manajemen dan kualitas sumber daya manusia.

“Rekrutmen talenta ahli penting dilakukan dengan menempatkan tenaga profesional di posisi manajerial, seperti manajer bisnis, akuntan, atau ahli IT, bukan sekadar memilih pengurus berdasarkan senioritas,” ujarnya.

Koperasi juga perlu melakukan diversifikasi usaha agar tidak hanya bergantung pada simpan pinjam. Sektor riil seperti agribisnis dan perdagangan produk desa perlu dikembangkan.

“Produk yang ditawarkan harus benar-benar menjawab kebutuhan anggota, misalnya koperasi pertanian menyediakan pupuk bersubsidi dan bantuan akses pasar langsung,” kata Esther.

Penguatan koperasi membutuhkan dukungan permodalan dan akses pembiayaan yang memadai. Hal ini termasuk melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kerja sama dengan perbankan.

>>> Hasil TKA SMA Jadi Sinyal Pembelajaran Tak Bisa Sekadar Hafalan

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru