unique visitors counter
⌂ Beranda News Aturan CBT SPMB Madrasah DKI 2026: Tata Cara dan Jadwal Lengkap

Aturan CBT SPMB Madrasah DKI 2026: Tata Cara dan Jadwal Lengkap

Aturan CBT SPMB Madrasah DKI 2026: Tata Cara dan Jadwal Lengkap
Ilustrasi: Aturan CBT SPMB Madrasah DKI 2026: Tata Cara dan Jadwal Lengkap
A A Ukuran Teks16px

Setiap madrasah dapat menyesuaikan jam operasional, jadi calon murid perlu cek ulang lewat akun PMB masing-masing.

Tata Tertib Wajib Peserta CBT

Peserta CBT wajib hadir tepat waktu, membawa bukti cetak pendaftaran, dan mengerjakan soal secara mandiri tanpa bantuan pihak lain.

Pelanggaran dapat berujung sanksi berupa larangan mengikuti tes hingga pembatalan hasil ujian.

>>> Wacana Ganti Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda atau Pasundan Kembali Mengemuka

Aturan yang berlaku di hampir semua madrasah pelaksana CBT DKI Jakarta antara lain: membawa bukti cetak pendaftaran sebagai syarat masuk ruang ujian, hadir minimal 15 menit sebelum sesi dimulai, dilarang membawa alat komunikasi seperti ponsel, dilarang bekerja sama atau menyontek, dilarang membuat kegaduhan, dan wajib menyelesaikan soal sesuai waktu lalu meninggalkan ruang dengan tertib.

Tanpa bukti cetak pendaftaran, peserta otomatis tidak diperbolehkan mengikuti tes. Aturan ini berlaku ketat tanpa toleransi susulan di hari yang sama.

in2

Cara Mengikuti Tes CBT

Persiapan mengikuti CBT dilakukan bertahap.

Calon murid perlu cek pengumuman peserta melalui akun PMB, cetak bukti pendaftaran, datang ke madrasah sesuai sesi, ikuti pengarahan panitia, cocokkan data diri, kerjakan soal, lalu tinggalkan ruang ujian setelah selesai.

Setiap madrasah biasanya menyiapkan ruang ujian dengan perangkat komputer dan jaringan internet yang sudah dicek sebelumnya. Calon murid tinggal fokus pada persiapan materi dan kesiapan mental.

Materi dan Sistem Penilaian CBT

Materi CBT PMB Madrasah difokuskan pada kemampuan akademik dasar yang relevan dengan jenjang pendidikan tujuan.

Nilai akhir CBT dijadikan acuan utama untuk menentukan kelulusan jalur reguler, dengan hasil diumumkan langsung melalui sistem online.

Karena bersifat objektif dan terukur, sistem ini dianggap lebih transparan dibanding tes manual. Panitia di beberapa madrasah bahkan menyebut CBT sebagai sarana menanamkan nilai kejujuran.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot