Hingga Mei 2026, BTN membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp1,85 triliun atau meningkat 54,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut jauh melampaui rata-rata pertumbuhan laba industri perbankan nasional yang berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan meningkat 4,96 persen secara tahunan.
Dari sisi pembiayaan, total kredit dan pembiayaan konsolidasi BTN mencapai Rp403,06 triliun atau tumbuh 9,97 persen dibandingkan Mei 2025.
Sementara itu, Dana Pihak Ketiga meningkat menjadi Rp433,95 triliun atau naik 9,09 persen secara tahunan.
Pertumbuhan kredit maupun dana pihak ketiga tersebut juga melampaui rata-rata industri perbankan nasional yang masing-masing tumbuh sebesar 8,62 persen dan 4,29 persen.
Ke depan, BTN menegaskan akan terus melanjutkan agenda transformasi melalui penguatan bisnis inti perumahan, perluasan layanan berbasis ekosistem, percepatan digitalisasi dan otomasi, serta penguatan manajemen risiko yang prudent.
>>> Vietnam Lebih Dulu Punya Pusat Finansial untuk Family Office
Dengan dukungan Danantara Indonesia, perseroan optimistis dapat memperbesar kontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional sekaligus menghadirkan solusi keuangan yang semakin relevan bagi masyarakat.
