Industri data center di Indonesia tumbuh lebih cepat dibandingkan rata-rata global. Hal ini disampaikan oleh Head of Talent Development & Industry Certification IDPRO, Erick Hadi.
Menurut Erick, pertumbuhan global data center berkisar 20% hingga 25% per tahun. Namun, Indonesia berhasil melampaui angka tersebut.
>>> PLN Targetkan 10.068 Lokasi Baru Melalui Proyek Listrik Desa hingga 2029
Salah satu pendorong utama adalah kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Lonjakan kebutuhan komputasi AI mempercepat pembangunan pusat data dan mengubah standar infrastruktur.
Selain AI, Indonesia juga mendapat limpahan investasi setelah Singapura menghentikan pembangunan data center baru sejak 2019.
>>> Dasco Bantah Unggahan Ucapan untuk Nadiem Terkait Amnesti
Hal ini membuat Indonesia semakin menarik bagi perusahaan hyperscaler dan penyedia layanan cloud global.
>>> Polisi Tangkap Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor di Jagakarsa
Erick menambahkan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut membutuhkan lebih banyak data center untuk mendistribusikan layanan digital kepada ratusan juta pengguna di Asia Tenggara.
