Apple tidak pernah menelepon pengguna tanpa diminta. Jika mendapat panggilan mencurigakan, tutup dan laporkan ke Apple.
4. Phishing via SMS (Smishing)
Pesan teks palsu yang mengaku dari Apple sering berisi tautan ke situs phishing. Biasanya berisi peringatan tentang akun yang dibekukan atau verifikasi diperlukan.
Jangan klik tautan dalam SMS mencurigakan. Hapus pesan dan blokir pengirim.
5. Scam di Media Sosial
Akun palsu yang mengaku sebagai Apple sering menawarkan hadiah atau diskon besar. Mereka meminta data login atau pembayaran untuk mengklaim hadiah.
Verifikasi akun resmi Apple di media sosial. Jangan pernah memberikan informasi pribadi melalui DM.
6. Aplikasi Palsu di App Store
Meskipun App Store ketat, aplikasi palsu terkadang lolos. Aplikasi ini bisa mencuri data atau memasang malware.
Periksa ulasan, pengembang, dan jumlah unduhan sebelum menginstal. Hindari aplikasi yang meminta izin mencurigakan.
7. Penipuan Investasi Kripto via iPhone
Scammer menargetkan pengguna iPhone dengan tawaran investasi kripto palsu. Mereka menggunakan aplikasi chatting atau email untuk meyakinkan korban.
Laporan FBI 2025 mencatat penipuan investasi kripto mencapai $11 miliar. Jangan pernah mentransfer uang ke pihak yang tidak dikenal.
>>> MONSTA X Kihyun Percaya Insting di Album Solo 'BORDERLINE'
Tetap waspada dan selalu verifikasi informasi melalui saluran resmi Apple. Jangan biarkan kelengahan membuat Anda menjadi korban.
