Dia seperti bola nasi segitiga. Itulah mengapa dia sangat populer."
Popularitas Hua Hua menghasilkan antrean panjang sekitar dua jam di kandangnya dan gelombang barang dagangan di toko suvenir di seluruh basis dan kota.
Dinamika penggemar serupa juga mengikuti Fu Bao, panda yang lahir di Everland Korea pada tahun 2020 dan dipulangkan ke Sichuan pada tahun 2024.
Fu Bao dikirim ke basis penelitian lain di provinsi tersebut. Kepulangannya mendorong banyak penggemar Korea untuk bepergian ke China untuk melihatnya secara langsung.
Pariwisata Panda dan Dampak Ekonominya
China saat ini mengirim beberapa lusin panda raksasa ke luar negeri dengan perjanjian pinjaman jangka panjang.
Sekitar 60 hingga 70 panda tinggal di kebun binatang asing pada waktu tertentu sebagai bagian dari kemitraan penangkaran dan penelitian.
Beijing pertama kali mengirim sepasang bernama Ming Ming dan Li Li ke Korea pada tahun 1994 untuk menandai peringatan kedua hubungan bilateral kedua negara.
Pada tahun 2016, China meminjamkan pasangan baru, Ai Bao dan Le Bao, ke Everland di Yongin, Provinsi Gyeonggi berdasarkan perjanjian 15 tahun, yang melahirkan Fu Bao pada tahun 2020.
Pariwisata panda adalah bisnis besar.
Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding dan Panda Valley yang terkait menarik sekitar 11,9 juta pengunjung pada tahun 2023 saja, menghasilkan pendapatan tiket sekitar $64 juta.
Selama liburan Hari Buruh lima tahun ini, basis tersebut menarik sekitar 264.000 pengunjung, sementara Chengdu secara keseluruhan menarik hampir 20 juta wisatawan dengan pemesanan hotel bertema panda yang meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pelukan Chengdu terhadap duta hitam-putihnya meresap ke dalam jaringan perkotaan.
