Kelima game ini cocok dipakai di sesi pembuka karena tidak membutuhkan alat rumit.
Games untuk Melatih Kerja Sama Tim
Setelah siswa saling kenal, tahap berikutnya adalah membangun kekompakan lewat tantangan kelompok. Permainan kerja sama membantu siswa belajar mendengarkan pendapat teman dan menyelesaikan masalah bersama.
Misi Rahasia Sekolah: kelompok diberi daftar tugas seperti mencari fasilitas tertentu atau mewawancarai guru, lalu melapor ke pos akhir.
Estafet Bisik Kalimat: satu kalimat dibisikkan berantai dari siswa pertama sampai terakhir, lalu dibandingkan dengan kalimat aslinya.
>>> Jampidsus Bantah Terkait Kafe dan Money Changer yang Digeledah Polisi
Balap Karung Berdua: dua siswa masuk satu karung dan melompat bersama menuju garis akhir dengan langkah yang harus dikompakkan.
Puzzle Identitas Sekolah: kelompok menyusun potongan gambar besar berisi logo atau fasilitas sekolah secara bersama-sama.
Yel-Yel Kelompok: setiap kelompok membuat yel singkat berisi nama dan semangat sekolah, lalu tampil bergiliran di depan kelompok lain.
Permainan kerja sama sebaiknya diberi waktu lebih panjang, sekitar 15–20 menit.
Games untuk Melatih Fokus dan Konsentrasi
Setelah sesi materi yang panjang, siswa biasanya butuh permainan ringan untuk mengembalikan fokus. Game jenis ini juga berguna sebagai jeda di antara sesi orientasi yang padat.
Bos Berkata: siswa hanya boleh mengikuti instruksi jika diawali kalimat kunci; siapa yang salah fokus keluar dari permainan.
Tepuk Komando: siswa mengikuti pola tepukan tangan yang temponya makin cepat tanpa boleh keliru.
Tebak Suara Teman: mata siswa ditutup, lalu ia harus menebak suara teman yang tertawa atau bersiul di sekitarnya.
Bumi Itu Bulat: siswa menghitung jumlah bentuk lingkaran pada angka atau huruf yang ditampilkan panitia.
