Reaksi publik terhadap kembalinya Nam Joo-hyuk masih terbelah. Aktor ini sempat terseret tuduhan perundungan di sekolah pada 2022, tak lama sebelum menjalani wajib militer.
Setelah tuduhan awal, lebih banyak unggahan daring dari orang yang mengaku sebagai korban muncul, memperkeruh kontroversi. Pihaknya membantah tuduhan itu dan mengambil langkah hukum.
Pengadilan kemudian mengeluarkan perintah ringkasan yang mendenda seorang penuduh sebesar 7 juta won (sekitar Rp 84 juta) karena pencemaran nama baik.
Namun, perintah itu tidak menghapus tuduhan dari narasi publik.
Tuduhan perundungan dapat merusak reputasi aktor selama bertahun-tahun, bahkan setelah proses hukum selesai. Skeptisisme publik sering bertahan, membuat figur publik terus diawasi.
Kontroversi ini menyoroti risiko lebih luas bagi industri hiburan.
Skandal yang melibatkan satu aktor dapat mengganggu seluruh produksi, memaksa produser dan platform streaming mengevaluasi ulang casting, jadwal, dan strategi rilis.
Netflix pun memantau dengan saksama sambutan penonton terhadap "The East Palace" dan kembalinya Nam.
>>> Ketua HYBE Bang Si-hyuk Terlihat di Seongsu dengan Merchandise CORTIS
Jika serial ini menarik banyak penonton, hal itu bisa memperkuat minat internasional terhadap drama supernatural Korea sekaligus menguji respons pemirsa terhadap penampilannya.
