Ketua Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB) Yustinus Gunawan menyatakan bahwa pelaku industri berharap harga gas hasil regasifikasi atau LNG sebesar US$13 per MMBtu dapat terus dipertahankan hingga tahun 2027.
Menurut Yustinus, stabilitas harga sangat diperlukan karena mayoritas industri manufaktur beroperasi secara non-stop untuk menjaga proses produksi dan mencapai efisiensi optimal.
>>> MPLS Ramah 2026 Dimulai, Disdik DKI Deklarasikan Sekolah Aman dan Bersih
"Harga gas regasifikasi LNG US$13 ini diharapkan bisa stabil sampai 2027. Mengapa 2027?
Karena mayoritas [industri] harus bekerja non-stop.
>>> 3 Trik Mengetahui Orang yang Sering Melihat Facebook Kita Menggunakan Fitur Resmi
Kami perlu kepastian volume produksi atau utilisasi untuk menentukan harga jual agar bisa mengunci order," ujar Yustinus saat dihubungi, Jumat (10/7/2026).
Yustinus menambahkan bahwa harga diskon tersebut seharusnya bisa lebih rendah jika volume produksi gas nasional meningkat.
>>> Istana Buka Suara soal Pengganti Febrie Adriansyah di Jampidsus
"Bahkan, seharusnya kurang dari US$13, jika ada produksi gas meningkat," tambahnya.
