Elemen “Allah Berkarya” dan “Alam dan Lingkungan Hidup” menjadi bagian penting dari struktur capaian barunya.
Pendidikan Agama Hindu menekankan pemahaman keimanan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sejak jenjang SD.
Nilai Tri Kaya Parisudha juga diperkuat sebagai pedoman berpikir, berkata, dan berbuat yang baik dalam keseharian murid.
Pendidikan Agama Buddha dan Konghucu turut mengalami penyesuaian deskripsi capaian pada setiap fase, sejalan dengan semangat moderasi beragama.
Fokusnya tetap sama, yakni memperkuat karakter dan akhlak mulia murid dari berbagai latar belakang keyakinan.
Cara Menyesuaikan Modul Ajar
Menyesuaikan modul ajar dengan Kepka BKPDM 020 Tahun 2026 dilakukan dengan membaca ulang CP terbaru, memetakan perubahan pada elemen agama masing-masing, lalu merevisi ATP dan modul ajar secara bertahap.
Proses ini sebaiknya dimulai sebelum tahun ajaran baru berjalan penuh.
Berikut langkah praktis yang bisa diikuti guru Pendidikan Agama dan Budi Pekerti: Unduh salinan resmi Kepka BKPDM Nomor 020 Tahun 2026 dari kanal resmi BKPDM.
Bandingkan elemen dan capaian lama dengan versi terbaru pada fase yang diampu.
Tandai bagian yang berubah signifikan, terutama pada dimensi karakter dan akhlak. Susun ulang Alur Tujuan Pembelajaran atau ATP sesuai capaian baru.
Revisi modul ajar, LKPD, dan instrumen asesmen agar selaras dengan ATP terbaru. Diskusikan hasil penyesuaian bersama tim MGMP atau kelompok kerja guru agama.
>>> Harga Emas Perhiasan Hari Ini 22 Juli 2026 Naik Tipis, Kembali Dijual Rp2,2 Jutaan per Gram
Sosialisasikan perubahan kepada kepala sekolah dan pengawas sebelum semester berjalan. Langkah-langkah ini membantu guru menghindari kesalahan penyusunan perangkat ajar di awal tahun ajaran 2026/2027.
