unique visitors counter
⌂ Beranda News BMKG: 73% Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau, Masyarakat Diminta Hemat Air

BMKG: 73% Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau, Masyarakat Diminta Hemat Air

BMKG: 73% Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau, Masyarakat Diminta Hemat Air
Ilustrasi: BMKG: 73% Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau, Masyarakat Diminta Hemat Air
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan terkait potensi kekeringan meteorologis menjelang puncak musim kemarau yang dipicu El Nino pada Agustus-September 2026.

Berdasarkan data per 20 Juli 2026, sebanyak 72,8% wilayah Indonesia atau 509 zona musim telah memasuki musim kemarau.

>>> IHSG Ditutup Melemah 1,88% ke 6.196, Saham BMRI dan AMMN Jadi Pemberat

alt mid

Hanya 11% wilayah yang masih mengalami hujan, seperti sebagian kecil Kalimantan dan Sulawesi.

Seluruh wilayah Sumatra, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara telah memasuki musim kemarau dengan tingkat kekeringan tinggi.

Imbauan BMKG

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang sudah mengalami kemarau untuk menghemat air dan menggunakannya secara bijak.

alt mid

>>> Jaksa Agung: Kasus Febrie Adriansyah Ditangani Jamwas dan Tim 9

Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan dan sampah, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan saat siang hari jika memungkinkan.

Sebelumnya, BMKG merilis peringatan dini bahwa musim kemarau berpotensi berlangsung sangat panjang hingga awal 2027.

>>> Meta Free Fire 2026 Berubah! Ini Daftar Karakter yang Masih Sulit Ditumbangkan

Sebanyak 98% zona musim berpotensi mengalami kekeringan dengan tingkat moderat, sementara 62% zona musim bisa mengalami kekeringan tingkat kuat.

alt under
E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
alt mid
📰 Update Terbaru
stikibot