Pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) menarik perhatian tiga lembaga pemeringkat kredit global: Moody's Ratings, Fitch Ratings, dan S&P Global Ratings.
Ketiganya memiliki penilaian dan tingkat kekhawatiran yang berbeda.
Namun, mereka sepakat bahwa kredibilitas kebijakan moneter, independensi bank sentral, serta konsistensi arah kebijakan ekonomi akan menjadi penentu dalam menjaga kepercayaan investor.
Penilaian Moody's
Melansir Bloomberg News, Moody's menilai dampak paling langsung dari pengunduran diri Perry adalah meningkatnya volatilitas di pasar keuangan.
Wakil Presiden Pemeringkatan Moody's Martin Petch mengatakan Indonesia berpotensi menghadapi arus modal yang lebih bergejolak serta tekanan terhadap nilai tukar rupiah setelah perubahan mendadak di pucuk pimpinan BI.
Meski demikian, Moody's belum melihat adanya implikasi langsung terhadap peringkat utang Indonesia.
Lembaga tersebut menegaskan bahwa dampak jangka panjang terhadap sovereign rating akan bergantung pada kemampuan otoritas dalam mempertahankan kredibilitas kebijakan moneter.
Petch menambahkan bahwa rekam jejak BI dalam menjalankan kebijakan moneter yang efektif selama ini menjadi salah satu penopang utama profil kredit Indonesia.