Ya, aku jawab 'gua enggak butuh 200 juta lu'," jelasnya.
Sarwendah mengakui bahwa ucapannya terbawa emosi dan meminta maaf. Ia berharap semua bisa diselesaikan dengan baik.
Kronologi Kisruh Rp200 Juta
Konflik ini bermula ketika pengacara Sarwendah, Abraham Simon, pada 31 Mei 2026 mengatakan bahwa kliennya didatangi debt collector atas tunggakan yang bukan atas nama Sarwendah.
Simon juga menyatakan bahwa Sarwendah yang membiayai kebutuhan anak sejak akhir 2025, sementara Ruben disebut sudah berhenti memberi nafkah.
Di sisi lain, Ruben mengaku sudah enam bulan tidak membiayai anak karena tidak mendapat hak pengasuhan.
Pengacaranya, Minola Sebayang, menyebut Ruben sebelumnya memberi Rp200 juta per bulan hingga Desember 2025.
>>> Sarwendah Terisak Akui Salah Ucap Hinaan untuk Ruben Onsu
Pada 5 Juni 2026, Sarwendah mengunggah video permintaan maaf terkait video candid yang viral, tanpa menyebut nama Ruben.
