unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle 5 Makanan Musim Panas untuk Memulihkan Energi

5 Makanan Musim Panas untuk Memulihkan Energi

5 Makanan Musim Panas untuk Memulihkan Energi
Ilustrasi: 5 Makanan Musim Panas untuk Memulihkan Energi
A A Ukuran Teks16px

Cuaca panas yang menyengat sering membuat tubuh terasa lemas dan nafsu makan berkurang.

Selain belut yang dikenal sebagai makanan stamina klasik, ada banyak pilihan bergizi lain untuk memulihkan energi dan merangsang nafsu makan.

>>> Seoul Botanic Park Gelar Pameran Bunga Raksasa untuk Hari Kemerdekaan

Mengonsumsi makanan musiman yang kaya protein, vitamin, dan mineral juga dapat mendukung daya tahan tubuh serta mempercepat pemulihan dari kelelahan.

Belut: Sederhana Saja

Belut adalah makanan kesehatan musim panas yang kaya protein berkualitas tinggi, vitamin A dan B, serta asam lemak omega-3.

Vitamin A membantu menjaga kesehatan kulit dan selaput lendir, sementara omega-3 mendukung kesehatan jantung dan mengatur peradangan.

Meskipun belut termasuk ikan berlemak, kandungan lemak tak jenuhnya tinggi, sehingga konsumsi moderat baik untuk energi selama musim panas.

Pilih belut panggang garam daripada yang dilapisi saus manis untuk mengurangi gula dan natrium.

Sajikan dengan jahe parut, kucai, dan daun perilla untuk mengurangi rasa berlemak dan menambah cita rasa. Makan dalam porsi moderat dengan banyak sayuran juga disarankan.

Bebek: Buang Lemaknya

Bebek adalah sumber protein yang baik untuk menjaga massa otot, serta mengandung vitamin B yang mendukung metabolisme energi.

Kandungan zat besinya juga bermanfaat bagi mereka yang mudah lelah saat cuaca panas.

Karena bebek relatif tinggi lemak dan kalori, sebaiknya dikonsumsi secukupnya sebagai lauk. Bebek asap cenderung tinggi natrium, jadi bebek segar lebih baik jika dikonsumsi sering.

Buang lemak berlebih saat memasak dan sajikan dengan kucai, bawang bombay, dan daun perilla untuk mengurangi rasa berminyak serta menambah serat.

Saus ringan berbahan mustard atau cuka juga cocok tanpa menambah kalori berlebihan.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot