Duta besar negara-negara Uni Eropa (UE) akan menggelar pertemuan darurat pada Senin (3/8) untuk membahas meningkatnya tekanan terhadap Spanyol terkait pengawasan perbatasan eksternal blok tersebut.
Juru bicara Irlandia, yang memegang presidensi bergilir Uni Eropa, mengonfirmasi agenda pertemuan tersebut.
Kelompok Integrated Political Crisis Response (IPCR) Uni Eropa juga akan menerima paparan dari para pejabat pada Sabtu mengenai perkembangan di Ceuta.
Pertemuan ini digelar setelah pemerintah Spanyol mengonfirmasi bahwa sekitar 50.000 orang telah menyeberang secara ilegal dari Maroko ke Ceuta.
Namun, Kementerian Dalam Negeri Spanyol menyatakan bahwa lebih dari separuh dari jumlah tersebut telah meninggalkan wilayah itu.
Respons Para Pemimpin Uni Eropa
Sejumlah pemimpin Uni Eropa menanggapi krisis ini. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez menyebut insiden tersebut sebagai "pelanggaran terhadap integritas teritorial Spanyol."
Mereka mendesak Madrid untuk memastikan perbatasan eksternal Uni Eropa tetap terlindungi dan segera mengembalikan kendali atas situasi.