unique visitors counter
⌂ Beranda News Bapanas Tugaskan Bulog Salurkan Bantuan Beras Tahap Dua untuk 33,24 Juta Penerima

Bapanas Tugaskan Bulog Salurkan Bantuan Beras Tahap Dua untuk 33,24 Juta Penerima

Bapanas Tugaskan Bulog Salurkan Bantuan Beras Tahap Dua untuk 33,24 Juta Penerima
Ilustrasi: Bapanas Tugaskan Bulog Salurkan Bantuan Beras Tahap Dua untuk 33,24 Juta Penerima
A A Ukuran Teks16px

Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dalam program bantuan pangan beras tahap kedua.

Penugasan tertulis tertanggal 30 Juli 2026 ini mencakup alokasi Juli hingga September 2026.

>>> Penembakan di Restoran In-N-Out Burger Idaho Tewaskan Beberapa Orang

Pemerintah menyiapkan total anggaran sebesar Rp17,52 triliun untuk menggelontorkan 997,2 ribu ton beras.

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berjumlah 33,24 juta jiwa akan menerima alokasi 10 kilogram beras selama tiga bulan sekaligus dalam satu kali penyaluran.

Penyaluran Serentak pada Agustus 2026

Penyaluran serentak diproyeksikan mulai berjalan pada bulan Agustus 2026, bertepatan dengan momen peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Distribusi target difokuskan bagi masyarakat penerima desil 1 hingga 4.

Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa penyaluran bantuan pangan beras merupakan salah satu jaring pengamanan sosial.

Program ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat, memperkuat stabilitas pangan nasional, dan membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Penggelontoran bantuan pangan ini menjadi salah satu program direktif dari Presiden Prabowo Subianto.

Jumlah alokasi tahun 2026 direncanakan mencapai total lima bulan, meningkat dibanding tahun 2025 yang terlaksana selama empat bulan.

Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas Rachmi Widiriani mengatakan penyaluran bantuan pangan akan dilaksanakan di bulan Agustus bersamaan dengan perayaan 17 Agustus di semua wilayah.

Menurutnya, momen tersebut sangat bagus dan tepat.

Dukungan Infrastruktur Desa dan Basis Data DTSEN

Penggunaan infrastruktur desa seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) juga didorong sebagai titik lokasi penyaluran bantuan pangan.

>>> Kisah Migran yang Nekat Berenang ke Ceuta demi Kehidupan Baru di Eropa

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot