Seorang perempuan lanjut usia di Cakung, Jakarta Timur, menjadi korban perampokan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri.
Korban, Hartati (60), nekat mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi masih mengenakan mukena dan mulut tertutup lakban cokelat untuk melaporkan kejadian tersebut.
>>> Rekomendasi HP Terbaik 2026: Harga Naik, Ini Cara Memilih Smartphone yang Tetap Worth It
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (2/8) sekitar pukul 12.00 WIB di rumah korban di Kampung Pisangan, Cakung.
Pelaku bukan orang asing, melainkan tetangga korban yang juga saudara almarhum suaminya.
Kronologi Perampokan
Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra, menjelaskan bahwa insiden bermula saat Hartati bersiap menunaikan salat. Ia mendengar suara seseorang memasuki rumah.
"Korban sempat memanggil karena mengira yang datang adalah anaknya. Namun ternyata yang masuk adalah saudara almarhum yang juga merupakan tetangga korban," ujar Andre.
Situasi berubah mencekam ketika pelaku menyadari keberadaannya diketahui korban. Pelaku mengancam Hartati dengan senjata tajam sehingga korban tidak berani melawan.
>>> Widya Rayi Fadhilah Lail Meninggal, Mantan Rekan Megawati Hangestri Berpulang
Pelaku kemudian membungkam korban dengan lakban pada mulut, serta mengikat tangan dan kaki korban agar tidak bisa bergerak atau meminta tolong.
Setelah korban tak berdaya, pelaku mengambil sejumlah barang berharga di dalam rumah.
"Pelaku mengambil barang-barang milik korban, kemudian meninggalkan lokasi dan melarikan diri," kata Andre.
Meski dalam keadaan terikat, Hartati berusaha melepaskan lakban yang membelit tubuhnya.
Setelah sekitar dua jam berjuang, ia berhasil membebaskan diri dan segera mendatangi ketua RT sebelum melapor ke Polsek Cakung.
>>> Korea Selatan Terbitkan Instruksi Darurat Gelombang Panas, Suhu Capai Rekor
Dari pendataan polisi, pelaku membawa kabur uang tunai Rp600 ribu, sepasang anting emas seberat 1 gram, serta dua unit telepon genggam Samsung A07 milik korban.
