unique visitors counter
⌂ Beranda News Optimisme Reda Ketegangan Hormuz, Bursa Asia Diprediksi Menguat
News

Optimisme Reda Ketegangan Hormuz, Bursa Asia Diprediksi Menguat

Ilustrasi grafik bursa saham Asia yang menguat
Optimisme Reda Ketegangan Hormuz, Bursa Asia Diprediksi Menguat
A A Ukuran Teks16px

Bursa saham Asia diprediksi menguat mengikuti tren positif Wall Street.

Optimisme muncul setelah adanya harapan kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran yang dapat meredakan ketegangan di Selat Hormuz.

Indeks saham Australia, Jepang, dan Korea Selatan mengindikasikan kenaikan. Hal ini sejalan dengan S&P 500 yang mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada Selasa.

Sementara itu, Nasdaq 100 melonjak 3,3% namun sedikit melemah pada awal perdagangan Asia.

Pelemahan ini dipicu oleh laporan data pengeluaran SpaceX yang lebih tinggi dari perkiraan untuk bisnis kecerdasan buatan (AI).

Prospek Advanced Micro Devices Inc. juga gagal membangkitkan antusiasme investor.

Harga Minyak Turun

Minyak mentah AS memperpanjang tren penurunan pada awal perdagangan. Hal ini seiring prospek kesepakatan sementara yang berfokus pada pembukaan kembali Selat Hormuz yang tampaknya mendapatkan momentum.

Harga acuan global Brent telah merosot di bawah US$80 pada hari Selasa.

Qatar menyatakan bahwa sebuah proposal telah disusun, dan pejabat AS serta Iran menyatakan optimisme bahwa kesepakatan dapat tercapai.

📰 Update Terbaru