unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Keluarga Miskin di Pandeglang Bertahan di Rumah Nyaris Roboh, Tak Pernah Terima Bansos
News

Keluarga Miskin di Pandeglang Bertahan di Rumah Nyaris Roboh, Tak Pernah Terima Bansos

Keluarga miskin di Pandeglang di rumah bilik bambu nyaris roboh
Keluarga Miskin di Pandeglang Bertahan di Rumah Nyaris Roboh, Tak Pernah Terima Bansos
A A Ukuran Teks16px

Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Pandeglang, Banten, hidup bersama suami dan tiga anaknya di rumah bilik bambu yang nyaris ambruk.

Mereka mengaku tidak pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah.

Yeni Farida (40) tinggal di Kampung Caringin Lor, Desa Caringin, Kecamatan Labuan. Rumah yang mereka tempati sudah lima tahun terakhir, namun kondisinya semakin memprihatinkan dalam setahun terakhir.

Sebagian atap rumah yang terbuat dari genteng dan rumbia ambruk, sehingga air hujan mudah masuk ke dalam rumah.

Saat hujan deras di malam hari, keluarga ini memilih mengungsi ke rumah tetangga karena khawatir atap roboh.

Farida mengatakan, suaminya bekerja serabutan sebagai pencari rambutan. Ia sendiri menambah penghasilan dengan mencuci piring di rumah makan dekat tempat tinggalnya.

Kesulitan ekonomi keluarga ini semakin berat karena anak ketiganya, Adibah (7), didiagnosis menderita anemia berat. Adibah harus menjalani transfusi darah setiap bulan di rumah sakit di Kota Serang.

Hingga kini, keluarga Farida belum pernah masuk daftar penerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT).

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru