PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) tengah menjajaki kerja sama pengembangan tambang baru Tanamalia di Blok Sorowako, Sulawesi Selatan.
Perusahaan ini menggandeng mitra dari kalangan pabrikan otomotif Eropa.
Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer Vale Indonesia, Budiawansyah, mengungkapkan proyek tersebut akan terintegrasi dengan smelter hidrometalurgi berbasis high pressure acid leach (HPAL).
Smelter ini membutuhkan bijih nikel limonit.
"Ini masa depan dan sedang mulai dirintis. Itu kerja sama di Blok Tanamalia.
Ini sangat istimewa karena mitra kita, salah satunya adalah pabrikan kendaraan terkemuka dari Eropa," kata Budiawansyah dalam Grand Seminar Hipmi, Kamis (6/8/2026).
Tahap Studi FEL II
Dalam bahan paparan yang ditayangkan, pengembangan tambang tersebut masih dalam tahap studi front end loading (FEL) tahap II.
Studi ini mencakup penyusunan feasibility study (FS), keekonomian, teknis pengembangan, operasional, legal, serta aspek environmental, social, and governance (ESG).
Sementara itu, proyek smelter HPAL-nya bakal dibangun bersama mitra. Saat ini, proses pemilihan mitra masih berlangsung.