PT Freeport Indonesia (PTFI) telah memulai pengiriman konsentrat tembaga ke smelter katoda tembaga di kawasan industri JIIPE, Manyar, Gresik.
Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan pengiriman ini sebagai persiapan untuk kembali mengoperasikan smelter kedua Freeport.
>>> Dugaan Awal Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta
Sebelumnya, smelter tersebut sempat ditutup karena pasokan konsentrat dari tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) menurun.
Jadwal Operasional Smelter Manyar
Tony menyatakan smelter JIIPE di Manyar akan mulai dibuka kembali pada September 2026.
Kapasitas produksinya akan ditingkatkan secara bertahap, mengikuti tingkat utilitas tambang bawah tanah GBC.
>>> PTFI Ajukan Perpanjangan IUPK, Divestasi Tunggu Izin Terbit
"Smelter nanti mulai September sudah mulai akan produksi lagi.
Sementara ini konsentrat sudah mulai masuk dari Papua, sudah mulai masuk ke Manyar biar volumenya cukup dulu baru kita bakar di furnace," kata Tony usai Peluncuran dan Diskusi Buku Bahlil Lahadalia di Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).
>>> Erick Thohir Bakal Evaluasi Usai Timnas Tersingkir dari Piala AFF
Dia juga mengungkapkan tambang bawah tanah GBC ditargetkan dapat beroperasi secara penuh atau mencapai utilitas 100% pada akhir 2027.

