unique visitors counter
⌂ Beranda News BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari untuk Cegah Stunting di Sleman

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari untuk Cegah Stunting di Sleman

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari untuk Cegah Stunting di Sleman
Ilustrasi: BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari untuk Cegah Stunting di Sleman
A A Ukuran Teks16px

BRI Peduli terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Fokus utama program ini adalah penguatan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa, salah satunya melalui pembangunan Posyandu Matahari di Desa Hargobinangun, Dusun Kaliurang Barat, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

>>> Bareskrim Limpahkan Berkas Eks Direktur Dana Syariah Indonesia ke Kejari Depok

Posyandu Matahari resmi diperkenalkan dalam acara peresmian pada Selasa (4/8).

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI dr. Niken Wastu Palupi, Direktur Eksekutif Rabu Biru Foundations Toro Sudarmadi, Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, serta sejumlah pejabat lainnya.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa peresmian Posyandu Matahari menjadi penanda dimulainya implementasi Program Desa Brilian 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Desa Hargobinangun.

Menurutnya, kehadiran program tersebut merupakan bentuk nyata komitmen BRI dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan.

Fokus pada 1000 Hari Pertama Kehidupan

Program Desa Brilian 1000 HPK dikembangkan dengan melihat posisi strategis Posyandu sebagai garda terdepan layanan kesehatan primer.

Layanan tersebut bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita.

Dhanny mengungkapkan, "Melalui inisiatif ini kami berharap Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan rutin, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak dini."

Program ini tidak hanya diarahkan pada pembangunan atau peningkatan fasilitas Posyandu, tetapi juga mendorong revitalisasi layanan agar manfaatnya lebih luas bagi warga.

Pendekatan yang dilakukan meliputi peningkatan kapasitas kader, pemanfaatan inovasi dan teknologi, serta penguatan edukasi kesehatan dan gizi.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot