unique visitors counter
⌂ Beranda News Pengadilan AS Izinkan Ribuan Gugatan soal Kecanduan Media Sosial Melanjutkan Proses Hukum

Pengadilan AS Izinkan Ribuan Gugatan soal Kecanduan Media Sosial Melanjutkan Proses Hukum

Pengadilan AS Izinkan Ribuan Gugatan soal Kecanduan Media Sosial Melanjutkan Proses Hukum
Ilustrasi: Pengadilan AS Izinkan Ribuan Gugatan soal Kecanduan Media Sosial Melanjutkan Proses Hukum
A A Ukuran Teks16px

Hal ini disebut berkontribusi pada meningkatnya depresi, kecemasan, masalah citra tubuh, dan krisis kesehatan mental yang lebih luas di kalangan anak muda Amerika.

>>> Siswi SMA Tertabrak KRL di Stasiun Jurangmangu, Perjalanan Sempat Terganggu

Para penggugat, termasuk orang tua dan distrik sekolah, berargumen bahwa keputusan pengadilan tingkat bawah belum final sehingga tidak dapat diajukan banding.

Mereka juga menolak argumen perusahaan tentang Section 230, dengan mengatakan aturan itu tidak mencakup klaim terkait cara mereka mengoperasikan dan merancang produk.

Kasus-kasus tersebut telah dipusatkan di hadapan Hakim Distrik AS Yvonne Gonzalez Rogers di Oakland, California.

Para penggugat menuntut ganti rugi, penalti, dan restitusi dari perusahaan.

Perusahaan mengajukan banding atas perintah Rogers pada 2023 dan 2024 yang sebagian besar mengizinkan litigasi dilanjutkan.

Perusahaan juga menghadapi ratusan gugatan tambahan di pengadilan negara bagian, dengan sekitar 3.300 di antaranya dalam proses konsolidasi di pengadilan negara bagian California.

Dalam gugatan pertama yang diadili di California, juri Los Angeles pada Maret menemukan Meta dan Google lalai karena merancang platform media sosial yang membahayakan anak muda.

Juri memberikan ganti rugi sebesar $6 juta kepada seorang wanita berusia 20 tahun yang mengaku kecanduan Instagram dan YouTube sejak kecil.

Meta juga kalah dalam kedua fase gugatan penting yang diajukan New Mexico di pengadilan negara bagian.

Pada Maret, juri memerintahkan Meta membayar $375 juta setelah terbukti menyesatkan konsumen tentang keamanan platformnya.

Pada Kamis, seorang hakim menemukan Meta menciptakan gangguan publik dan memerintahkan membayar tambahan $567 juta serta menerapkan langkah-langkah keselamatan anak.

>>> Kolektor Komputer Vintage Makin Bergairah di Tengah Gempuran AI

Meta dan Google, yang membantah klaim dalam kasus tersebut, menyatakan akan mengajukan banding.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru
stikibot