John Tabasco (23) yang mengungsi bersama istri dan bayi berusia tujuh bulan mengatakan, "Kami kehilangan segalanya, tapi kami masih hidup."
Di kota pegunungan El Cairo, warga berkumpul di dapur umum sementara listrik masih padam.
Di Roldanillo, Yuliana Mendez memilah-milah puing toko produk kecantikan tempatnya bekerja. "Ini seperti memulai dari nol," katanya.
Warga lainnya, Ana Paulina Crosthwaite, mengaku masih shock dan harus memberi tahu anak-anaknya untuk memulai hidup baru.
Banyak warga Kolombia tergerak membantu dengan membawa air, makanan, dan kebutuhan lainnya. Antrean panjang terlihat di pusat donor darah.
"Ini tentang keinginan membantu komunitas, kota, dan negara," kata pendonor Ferney Cabrera.
Presiden Abelardo de la Espriella yang baru dilantik pada Jumat (8/8) telah menyatakan keadaan darurat dan menjanjikan subsidi sewa bagi keluarga terdampak.
>>> The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga September Setelah Inflasi AS Melandai
Amerika Serikat mengumumkan bantuan darurat senilai 15,5 juta dolar AS.
