unique visitors counter
⌂ Beranda News Ajakan Demo 27 Agustus di Threads Ramai, Ini Fakta di Balik Aksi yang Diklaim Massal
News

Ajakan Demo 27 Agustus di Threads Ramai, Ini Fakta di Balik Aksi yang Diklaim Massal

Ajakan Demo 27 Agustus di Threads Ramai, Ini Fakta di Balik Aksi yang Diklaim Massal
A A Ukuran Teks16px

Unggahan ajakan demo besar-besaran pada 27 Agustus 2026 ramai beredar di Threads.

Dua akun, @jfirly_ dan @susijournal1509, menulis bahwa aksi tersebut tidak hanya diikuti siswa, tetapi juga masyarakat umum.

>>> 8 Rekomendasi HP Murah untuk Pelajar 2026: RAM Lega, Baterai Badak, Harga Pelajar!

Akun @jfirly menulis, "27 Agustus ada DEMO BESAR-BESARAN!!! bukan hanya siswa yang keluar, tapi masyarakat umum juga!!!"

Sementara itu, @susijournal1509 menyebut, "JUST INFO, Tanggal 27 AGUSTUS ADA DEMO besar-besaran. Ga cuma MAHASISWA tapi MASYARAKAT UMUM juga!

HIDUP PERJUANGAN! Semangat temen-temen yang turun AKSI!"

Lalu, apakah kabar demo 27 Agustus itu benar?

Rencana Aksi 27 Agustus Memang Ada

Penelusuran menunjukkan bahwa rencana aksi pada 27 Agustus memang ada, tetapi narasi di media sosial perlu dibaca lebih hati-hati.

Aksi tersebut berkaitan dengan masyarakat Pati, Jawa Tengah, yang berencana menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta.

>>> Review Redmi M100: 'Monster' Baterai 7.900 mAh dari Xiaomi, Solusi Ampuh Anti Low Battery Anxiety!

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) disebut telah datang lebih awal ke depan Gedung DPR RI pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Mereka bahkan mendirikan posko dan berencana bertahan hingga aksi yang disebut menjadi puncak kegiatan pada 27 Agustus.

Koordinator aksi, Supriyono alias Botok, menyebut massa membawa sejumlah tuntutan, terutama terkait pengesahan RUU Perampasan Aset dan pemberantasan korupsi.

"Teman-teman dari Pati datang di DPR RI di Jakarta ... menuntut untuk segera disahkan RUU Perampasan Aset Koruptor dan Hukum Mati Koruptor," kata Botok.

Dengan demikian, informasi mengenai adanya aksi pada 27 Agustus memiliki dasar.

>>> Tragis dan Penuh Sandiwara: Kronologi Lengkap Ayah di Merauke yang Bunuh Anak Kandung Disabilitas Setelah 9 Bulan Menipu Publik

Namun, klaim bahwa akan terjadi "demo besar-besaran" dengan seluruh masyarakat turun ke jalan belum bisa dianggap sebagai gambaran pasti hanya berdasarkan unggahan Threads.

📰 Update Terbaru