unique visitors counter
⌂ Beranda News Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok: Dugaan Penyebab dan Kondisi Terkini
News

Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok: Dugaan Penyebab dan Kondisi Terkini

Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok: Dugaan Penyebab dan Kondisi Terkini
A A Ukuran Teks16px

Kampung Adat Sade di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), dilanda kebakaran pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WITA dan menghanguskan sejumlah bangunan di permukiman adat Suku Sasak.

>>> 5 Tempat Ngopi di PIK dengan Konsep Unik, Cocok untuk Santai

Kobaran api yang membesar membuat proses penanganan berlangsung hingga Minggu pagi, 23 Agustus 2026.

Desa Adat Sade berada tidak jauh dari kawasan Mandalika, salah satu pusat pariwisata di NTB.

Kampung ini dikenal sebagai kawasan yang masih mempertahankan tradisi dan kehidupan masyarakat Suku Sasak.

Rumah-rumah tradisional, pola permukiman, serta kebiasaan masyarakat menjadi daya tarik wisatawan.

Desa Adat Sade telah dihuni masyarakat Suku Sasak selama puluhan generasi.

Tradisi dan bentuk hunian yang diwariskan turun-temurun masih menjadi bagian dari kehidupan warga.

Kebakaran ini bukan hanya musibah bagi warga, tetapi juga menyentuh aspek pelestarian warisan budaya dan pariwisata di Lombok.

>>> Rambut Kering saat Kemarau? Ini 5 Cara Mudah Mengatasinya

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pasti rumah yang terbakar.

Kondisi terkini warga dan kawasan tersebut masih terus dipantau.

Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah investigasi selesai.

Dampak dan Upaya Penanganan

Kebakaran yang melanda Kampung Adat Sade tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga mengancam kelestarian budaya Suku Sasak yang telah diwariskan selama puluhan generasi.

Proses pemadaman yang berlangsung hingga Minggu pagi menunjukkan besarnya kobaran api, sementara pihak berwenang masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

>>> BNI wondrX 2026: Masuk Gratis, Lelang Produk dengan BNI POIN+

Masyarakat setempat berharap agar kawasan adat ini segera pulih dan tetap menjadi daya tarik wisata di Lombok.

📰 Update Terbaru