Cara mengajukan pinjaman Koperasi Merah Putih untuk perorangan pada 2026 mulai banyak dicari seiring pengembangan layanan simpan pinjam di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Namun, perlu diluruskan bahwa pinjaman anggota koperasi ini tidak sama dengan pinjaman online yang bisa diajukan siapa saja lewat aplikasi.
Berdasarkan Permenkop Nomor 2 Tahun 2025, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dikembangkan sebagai koperasi berbasis wilayah.
Karena itu, masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan koperasi perlu menjadi anggota terlebih dahulu dan berdomisili di wilayah koperasi tersebut.
Bisakah Pinjaman Diajukan Online?
Pendaftaran anggota memang telah diarahkan ke layanan digital.
Masyarakat dapat melakukan pendaftaran atau aktivasi melalui sistem informasi koperasi yang disediakan pemerintah.
Tetapi, bisa daftar anggota secara online bukan berarti pinjaman perorangan otomatis bisa diajukan dan cair secara online.
Permenkop Nomor 2 Tahun 2025 mengatur sistem informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk mendukung pendataan, verifikasi anggota, informasi produk, pengaduan, hingga layanan digital koperasi.
Sementara itu, pengajuan pembiayaan dalam regulasi tersebut juga berkaitan dengan koperasi sebagai badan usaha yang memperoleh pembiayaan untuk mengembangkan usahanya.
Artinya, anggota tetap perlu melihat apakah koperasi di wilayahnya sudah memiliki unit usaha simpan pinjam dan apakah produk pinjaman untuk anggota telah tersedia.
Langkah Mengajukan Pinjaman untuk Perorangan
Secara praktis, calon peminjam dapat mengikuti alur berikut.
Pertama, menjadi anggota koperasi di wilayah domisili.
Kedua, melakukan pendaftaran atau aktivasi anggota melalui kanal digital yang tersedia.
Ketiga, menunggu proses verifikasi dari koperasi setempat.
Keempat, memastikan layanan simpan pinjam sudah beroperasi.
Kelima, mengajukan pinjaman sesuai prosedur dan produk yang ditawarkan koperasi.
Selain itu, siapkan dokumen atau informasi tambahan mengenai identitas, tujuan penggunaan dana, pendapatan, kemampuan membayar, hingga jaminan jika memang dipersyaratkan.
Persyaratan tersebut bisa berbeda antara satu koperasi dan koperasi lainnya.
Besaran pinjaman, tenor, biaya administrasi, metode perhitungan bunga, hingga jaminan ditentukan berdasarkan kebijakan dan ketentuan koperasi masing-masing.
Perlu diingat, jangan keliru memahami bunga 4 persen yang sering dikaitkan dengan program ini.