unique visitors counter
⌂ Beranda News Trump Terapkan Strategi Ganda Ekonomi dan Militer untuk Menekan Iran
News

Trump Terapkan Strategi Ganda Ekonomi dan Militer untuk Menekan Iran

Trump Terapkan Strategi Ganda Ekonomi dan Militer untuk Menekan Iran
Trump Terapkan Strategi Ganda Ekonomi dan Militer untuk Menekan Iran
A A Ukuran Teks16px

Dia juga meragukan rencana sanksi baru pemerintahan Trump, dengan mengatakan bahwa ancaman tersebut membutuhkan penjelasan lebih lanjut.

Isolasi Ekonomi Berjalan Lambat

Kampanye isolasi ekonomi Iran diumumkan dengan gegap gempita pekan lalu, dengan peringatan keras bagi semua negara yang tersisa untuk memutus hubungan finansial dan dagang dengan Iran.

Namun, sejauh ini kampanye tersebut belum berjalan efektif.

Baru satu cabang bank Mesir di Uni Emirat Arab yang menjadi sasaran.

Para ahli sepakat bahwa sanksi yang efektif harus diterapkan pada mitra dagang utama Iran, terutama China, India, dan Rusia.

Namun, Trump enggan menargetkan China, terutama karena dia bersiap menjadi tuan rumah kunjungan Presiden Xi Jinping akhir bulan ini.

Trump juga bersikeras bahwa AS mengendalikan Selat Hormuz, jalur air strategis yang menjadi titik tekanan utama bagi Iran.

Lalu lintas kapal melalui selat itu jauh di bawah tingkat sebelum perang karena risiko serangan jika kapal tidak mematuhi rezim pemeriksaan Iran.

Menurut data perusahaan pelacakan kapal Lloyd's List Intelligence, pekan lalu ada 102 transit dan 126 transit pada pekan sebelumnya, dibandingkan dengan 130 atau lebih per hari sebelum perang.

Juru bicara Gedung Putih Anna Kelly mengatakan pada Kamis bahwa selat itu terbuka dan semua ranjau telah dibersihkan.

"Blokade angkatan laut tetap berlaku penuh, dan Operasi Pengucilan Ekonomi sedang berjalan untuk memutus setiap jalur ekonomi yang tersisa yang menopang rezim," kata Kelly.

Gedung Putih berulang kali menonjolkan dampak ekonomi sanksi terhadap Iran, dengan mengutip inflasi yang merajalela dan hilangnya nilai mata uang secara besar-besaran.

📰 Update Terbaru