Sherina Munaf mengajak mahasiswa lain untuk turut serta dalam upaya pemadaman kebakaran hutan di sekitar Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Ajakan itu disampaikan saat ia mengunjungi kampus tersebut pada hari ketiganya di Kalimantan Tengah bersama Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).
Sherina bertemu dengan rektor dan sejumlah mahasiswa sebelum menuju area hutan di belakang Fakultas MIPA. Di lokasi itu, mahasiswa telah berjibaku memadamkan api sejak hari-hari sebelumnya.
"Karena hanya berjarak 200 meter dari gedung adalah area hutan.
Ada kebakaran, di mana ketika kita ke area hutan itu, kita bertemu dengan para mahasiswa dan mahasiswi yang sudah bekerja dari hari-hari sebelumnya untuk memadamkan api," kata Sherina dalam unggahan bersama pada Kamis (3/9).
"Para mahasiswa lain ayo ikutan bergabung memadamkan hutan. Supaya kita bisa melindungi, melestarikan kekayaan alam negeri kita.
Di sini ada teman-teman yang luar biasa sudah sampai malam," ajaknya dalam video yang dibuat bersama mahasiswa Universitas Palangka Raya.
"Jadi all hands on deck, kita butuh bantuan kalian. Luar biasa sekali semangat mereka untuk berkontribusi dan juga mengamankan area kampus mereka," lanjutnya.
Hutan Kampus yang Berharga
Bagi mahasiswa dan dosen, kawasan hutan tersebut bukan sekadar area hijau di belakang kampus. Hutan itu juga dimanfaatkan sebagai lokasi praktikum karena memiliki beragam jenis tumbuhan dan satwa.
"Sebelumnya di tahun 2020 tercatat kira-kira ada 63 spesies burung. Dan saat ini karena ada kebakaran hutan, ya burung itu tidak di situ lagi.
Bahkan ada beberapa yang lebih dekat ke pinggir kota, dan itu sangat disayangkan," kata Sherina.
