Mereka menuduh kedua negara membantu AS dalam serangan tersebut.
Dampak Ekonomi dan Konflik Berkepanjangan
Pakar Iran dari Institut Studi Keamanan Nasional Israel, Danny Citrinowicz, memperingatkan bahwa serangan balasan hanya akan meningkatkan risiko eskalasi.
“Tidak ada solusi kinetik untuk masalah Selat Hormuz,” katanya.
Serangan terbaru merupakan bagian dari pendekatan ekonomi dan militer ganda oleh Presiden Donald Trump. Pemerintahannya juga menjatuhkan sanksi baru pada industri penerbangan Iran.
Kedua pihak berusaha menguasai Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar seperlima minyak dunia sebelum perang. Harga minyak Brent sempat naik ke 99,46 dolar AS per barel.
Blokade AS terhadap pelabuhan Iran telah menekan ekonomi Iran dengan membatasi ekspor minyak. Sementara itu, militer AS membantu sejumlah kapal melintasi rute di Selat Hormuz lewat Oman.