Sekitar 80 persen dari semua DM itu saya forward ke Mas Maheso dan Mas Fikri untuk bisa di-follow up," ujar Dude.
Dua nama itu merujuk pada perwakilan marketing DSI yang menjadi kontak utamanya.
Pihak DSI kala itu berulang kali berjanji akan menyelesaikan masalah tersebut secara maksimal.
Namun, keluhan dari para lender justru makin membendung tanpa ada laporan pengembalian dana yang terealisasi.
Dude mengaku baru memahami secara utuh akar persoalan kemacetan dana DSI setelah menyimak jalannya Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR RI.
Setelah persidangan, kuasa hukum Dude dan Alyssa, Kathy Laurensia, menegaskan bahwa kliennya tidak pernah terlibat dalam struktur operasional maupun manajerial PT DSI.
Berbagai langkah yang diambil Dude termasuk pengembalian honorarium BA hingga pendampingan komunikasi bersama Ketua Paguyuban Korban PT DSI, Pitoyo.
Langkah itu disebut sebagai bentuk empati dan dukungan moril secara pribadi agar para korban bisa memperoleh hak restitusi sesuai prosedur hukum.
Sementara terkait desakan sejumlah korban yang meminta aparat memanggil jajaran brand ambassador DSI lainnya, Dude memilih menyerahkan sepenuhnya mekanisme pemeriksaan tersebut kepada pihak berwenang.
Ia pun tetap menegaskan kesiapannya untuk kembali kooperatif hadir jika keterangannya kembali dibutuhkan di persidangan.