unique visitors counter
⌂ Beranda News CFD Jakarta Dua Hari Sepekan Diusulkan, Pakar Minta Dampak Polusi Diukur Dulu
News

CFD Jakarta Dua Hari Sepekan Diusulkan, Pakar Minta Dampak Polusi Diukur Dulu

Ilustrasi Car Free Day di Jakarta dan upaya mengurangi polusi udara
Dua Mantan BIGBANG Seungri dan T.O.P Tersandung Kasus, Konser Jakarta Batal
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Usulan pelaksanaan Car Free Day (CFD) dua kali dalam sepekan mendapat tanggapan dari pakar.

Kebijakan ini dinilai dapat memberi manfaat kesehatan sekaligus mendukung pengurangan paparan polusi udara dari kendaraan bermotor.

Usulan tersebut disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat yang mendorong agar CFD digelar pada Sabtu dan Minggu.

Guru Besar Bidang Agroklimatologi Prof. Bayu Dwi Apri Nugroho menilai pelaksanaan CFD dua kali dalam sepekan merupakan usulan yang baik.

Menurutnya, kebijakan itu dapat dilihat dari aspek kesehatan dan lingkungan.

"Ya bagus usulannya, kita bisa melihat dari dua sisi, dari sisi kesehatan artinya masyarakat diberi wadah untuk olahraga, dan dari sisi lingkungan yang bebas polusi udara dari kendaraan bermotor," ujar Bayu saat dihubungi Pos Kota, Jumat, 11 September 2026.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong pola hidup sehat sekaligus menjadi salah satu upaya pengendalian polusi udara di Jakarta.

Efektivitas CFD Perlu Diukur

Meski demikian, Bayu menekankan bahwa efektivitas CFD dalam menekan polusi udara perlu dibuktikan melalui pengukuran dan analisis.

Menurutnya, pelaksanaan CFD tidak cukup hanya dilakukan secara rutin tanpa mengetahui seberapa besar dampaknya terhadap pengurangan emisi.

"Terkait efektivitas, ini yang perlu diukur dan dianalisis lebih lanjut, artinya tidak hanya menyelenggarakan CFD saja, tetapi juga diukur seberapa besar dampaknya terkait pengurangan emisi," kata Bayu.

Bayu menilai pengukuran tersebut juga perlu mencakup wilayah di sekitar lokasi CFD.

Sebab, pembatasan kendaraan di satu ruas jalan berpotensi membuat kendaraan bermotor menumpuk atau berpindah ke ruas jalan lain di sekitar lokasi.

Dengan begitu, dampaknya terhadap kualitas udara dapat dievaluasi secara menyeluruh dan objektif.

📰 Update Terbaru