unique visitors counter
⌂ Beranda News Dewan Kennedy Center Akan Voting, Nama Trump Disebut Penentu Kelangsungan
News

Dewan Kennedy Center Akan Voting, Nama Trump Disebut Penentu Kelangsungan

Dewan Kennedy Center Akan Voting, Nama Trump Disebut Penentu Kelangsungan
Dewan Kennedy Center Akan Voting, Nama Trump Disebut Penentu Kelangsungan
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Setelah Trump mulai mengambil kendali lebih langsung atas Kennedy Center tahun lalu, sejumlah seniman membatalkan pertunjukan sebagai protes.

Washington National Opera dan National Symphony Orchestra terpaksa mencari venue lain, sementara pendapatan anjlok.

Dalam resolusi kedua, dewan akan memilih untuk segera menutup pusat itu selama perkiraan dua tahun renovasi gedung utama.

Dewan menyebut langit-langit gedung rusak akibat kerusakan air.

Rapat Selasa ini disebut akan memperkuat keputusan sebelumnya pada 13 Agustus.

Saat itu dewan menyetujui penambahan prasasti untuk menghormati Trump, yang dikenal sebagai pengembang real estat New York, dan mengganti nama lokasi pusat menjadi President Donald J.

Trump Plaza.

Gugatan Demokrat dan Sengketa Hukum

Anggota DPR dari Partai Demokrat Joyce Beatty, yang menjadi anggota ex officio dewan karena posisinya di Kongres, berhasil menggugat untuk menghentikan penggantian nama pusat dengan nama Trump.

Ia membagikan draf resolusi dewan ke pengadilan pada Senin.

Hakim Distrik AS Christopher Cooper dalam putusannya pada Mei menulis bahwa statuta organik Kennedy Center menegaskan pusat itu dinamai untuk Presiden Kennedy.

Pusat itu tidak boleh menyandang nama formal atau memorial publik lain berdasarkan keputusan sepihak dewan.

Pada Juni, pekerja mencabut nama Trump dari Kennedy Center dan meninggalkan eksterior pusat tertutup perancah serta terpal putih.

Draf resolusi dewan memuat 10 opsi berbeda untuk prasasti Trump dan menyatakan rencananya konsisten dengan perintah Cooper.

Beatty meminta Hakim Cooper menyatakan rencana prasasti itu melanggar putusannya pada Mei.

Sidang penjadwalan dalam gugatannya dijadwalkan berlangsung beberapa jam sebelum rapat dewan pada sore hari.

Opsi prasasti yang ditimbang dewan antara lain 'A Legacy protected through the Generosity of President Donald J. Trump' dan 'Renovation, Restoration, and support by President Donald J.

Trump'.

📰 Update Terbaru