Laporan juga tidak menghitung biaya pinjaman untuk membiayai perang yang bisa menambah puluhan miliar dolar.
Dampak pada Kesiapan dan Ekonomi AS
CBO menilai perang dapat berdampak luas pada postur pertahanan dan ekonomi domestik AS.
Defisit amunisi kritis, termasuk rudal pencegat, berisiko menghambat respons Pentagon jika terjadi konflik besar lain.
CBO mencontohkan potensi permusuhan yang melibatkan China dan Taiwan.
Dalam sidang Juli di Senat, Hegseth meminta dana darurat hampir $90 miliar untuk mengisi kembali persediaan amunisi.
Tanpa dana itu, ia menyebut AS menghadapi kekurangan kritis.
Guncangan energi akibat serangan di Selat Hormuz dan fasilitas energi di negara Teluk tetangga menaikkan harga bagi konsumen dan produsen global.
Selat Hormuz adalah jalur sempit yang dilalui sekitar 20 persen minyak dunia sebelum perang.
Biaya perang yang meningkat juga berpotensi membebani kesehatan fiskal AS yang memburuk.
Total utang publik AS melampaui $40 triliun pada Agustus.
Trump sering membandingkan perang Iran dengan invasi AS ke Irak dan Afghanistan setelah serangan 11 September 2001.
Perang Irak selama delapan tahun menelan biaya $2 triliun, sementara konflik Afghanistan selama dua dekade menelan $2,3 triliun menurut proyek Costs of War Universitas Brown.