unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Gen Z Korea Bagi Biaya Kencan Sesuai Pesanan, Bukan Sekadar 50-50
Lifestyle

Gen Z Korea Bagi Biaya Kencan Sesuai Pesanan, Bukan Sekadar 50-50

alt mid
Ilustrasi pasangan muda Korea Selatan menghitung pembagian biaya kencan lewat aplikasi di ponsel
Gen Z Korea Bagi Biaya Kencan Sesuai Pesanan, Bukan Sekadar 50-50
A A Ukuran Teks16px
alt top

Dulu ada kesenjangan upah dan anggapan kuat bahwa lelaki adalah kepala rumah tangga yang bertanggung jawab atas keluarga.

Ia menduga keengganan sebagian perempuan terhadap rekening kencan terkait warisan budaya itu.

Dengan skema 50-50 atau rekening kencan, perempuan bisa merasa justru dirinya yang membayar lebih. Bisa juga muncul perasaan bahwa pasangannya tidak mencintainya.

Peserta lain menyebut hal itu memang umum terjadi. Ia jarang melihat teman yang benar-benar mempermasalahkan lelaki membayar lebih.

Yang penting adalah apakah pihak lain menganggapnya sebagai hak. Beberapa temannya memperhatikan "sikap membayar", misalnya jika sudah ditraktir makan, pasangan menawarkan membayar kopi.

Mereka tidak menuntut pembagian persis separuh. Yang diinginkan adalah perasaan bahwa orang tersebut juga berpartisipasi dalam kencan.

Peserta itu mengaku umumnya membayar lebih saat berkencan.

Ia justru merasa tidak enak jika pasangannya yang membayar lebih, sehingga membayar sendiri terasa lebih mudah daripada menanggung rasa bersalah.

Peserta lain menegaskan hal ini berlaku untuk segala hal, bukan hanya uang. Masalah dimulai ketika kebaikan dianggap sebagai hak.

Membayar lebih bukan persoalan utama. Yang terburuk adalah ketika muncul pikiran bahwa seseorang hanya berkencan karena uang.

📰 Update Terbaru